Pecinta Kopi

"Kuenya enak," kataku setelah menyuap segigit. "Kopinya aseemmm." "Kopinya enak," sahutnya, tak terima. "Itu kopi arabika, yang memang sedikit asam. Coba cicipi yang ini." Dia menyodorkan cangkirnya. Aku menyeruput. "Pahit." "Ini kopi robusta." Aku hanya ber-"oooh" ria. Tak pernah mengerti ataupun merasakan yang dirasakan para pecinta kopi. Bagiku semua kopi sama saja. Dan kopi yang... Continue Reading →

Advertisements

Warna Kesukaan

Hitam adalah warna kesukaanku. Hitam seperti langit malam di mana kita menemukan bintang-bintang. Hitam seperti secangkir kopi yang kau seduh setiap pagi. Hitam seperti sepasang manik matamu di mana aku menemukan bayang diriku. "Warna kesukaanmu kan biru," kata seorang teman. "Seperti langit cerah di pagi hari." "Tidak," tampikku. "Warna kesukaanku hitam." Kemudian aku teringat... hitam... Continue Reading →

Minuman Favorit

Seorang temanku menyukai matcha. Ke mana pun kami pergi, bila tempat itu menyediakan matcha maka baginya tidak ada lagi pilihan. Hanya sebuah kepastian. Matcha. Bagi adikku, es teh manis selalu menjadi pendamping makanan yang tepat. Tapi aku... aku tidak memiliki satu jenis minuman tertentu yang selalu jadi pilihan pertamaku. Hanya saja, apapun yang kuminum saat... Continue Reading →

Dari Mata

Papa sering pusing beberapa hari terakhir ini. Beliau cemas kadar LDL-nya tinggi. Jadi aja segala macam kue nggak disentuh lagi. Ditambah lagi stok omega 3 di rumah sedang habis. Padahal sari pati ikan salmon ini adalah penangkal kolesterol andalan papa. Paniklah beliau... Hari Kamis, ketika badannya sudah tidak bisa lagi diajak bekerja sama sampai beliau... Continue Reading →

Pelangi

"Kau tahu? Leprechaun suka menyembunyikan emasnya di ujung pelangi," ujar gadis itu seraya beranjak berdiri. Kaki telanjangnya menapaki rumput yang masih basah oleh bulir-bulir air hujan. Oya? Apakah emas itu bisa kita gunakan untuk membeli waktu? Sepuluh tahun? Dua puluh tahun? Tiga puluh? Enam puluh? Ayo kita curi. Supaya kita dapat merayakan ulang tahun bersama... Continue Reading →

Belajar Melepaskan

Saya adalah seorang penyimpan. Saya menyimpan kenangan. Baik itu memori, tulisan, benda-benda. Saya menyimpan masa lalu. Tapi tahun ini saya belajar untuk melepaskan. Kalau dulu saya banyak menyimpan kertas kosong, katakanlah lembar-lembar kertas yang tersisa dari sebuah buku, sekarang saya mencoba melihat kenyataan yang selama ini terjadi. Kertas-kertas itu hanya diam di tumpukan. Memenuhi tempat,... Continue Reading →

Balada Brownies Magic Com

Sebagai seorang sweet tooth, kue kegemaran saya adalah brownies. Awal Agustus kemarin sempat gelisah dan resah macam orang diterjang malarindu gara-gara pengen banget ngegigit brownies. Kalau di Bandung, saya pasti langsung order browniesnya Teh Gladies. Sekarang kalau mau order harus tunggu tanggal PO dulu ūüė¶ Mengingat ini saya jadi makin gundah gulana. Ribet amat, kan... Continue Reading →

[Review] All You Need is Love

  Judul¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬† : All You Need is Love Penulis¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬† : Fakhrisina Amalia Penerbit¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬† : Gramedia Pustaka Utama Tahun Terbit¬†¬†¬†¬†¬†¬† : 2015 Jumlah halaman : 240 halaman "Kau pernah dengar tentang Brigadoon? Sebuah tempat yang hanya muncul setiap seratus tahun sekali." All You Need is Love adalah cerita tentang cinta yang mengambil legenda sebagai bumbunya. Dan... Continue Reading →

Create a free website or blog at WordPress.com.

Up ↑