Semuanya Jadi Aneh

Kadang ketika sudah nyaman dengan seseorang, segalanya justru jadi aneh.

Misalnya, ketika bernyanyi. Dengan orang-orang lain, aku akan memelankan suara agar tak ada yang mendengar. Bila pergi karaoke bersama, aku akan menggunakan suara terbaikku. Meskipun tetap belum memenuhi standar suara yang bagus.
Akan tetapi bersama satu orang itu, aku tidak akan repot-repot melakuan semua itu. Bahkan aku merasa senang ketika dia tertawa dan berkomentar, “Fals!”
Aneh!

Aneh ketika dengan orang lain aku bisa pura-pura bahagia. Sementara dengannya aku hanya bisa menjadi who I really am.

Atau ketika dari orang lain aku menyembunyikan fakta bahwa aku telah buang angin atau buang air besar. Tapi padanya, aku dengan bangga menyampaikan hal itu. Bahkan dengan istilah paling jorok yang disediakan dunia ini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: