Posted in poem

Hujan Malam Itu

Seperti datangnya yang tiba-tiba
Begitu pula perginya
Sekejap, sesaat, begitu singkat
Mungkin ribuan manusia tak ada yang ingat

Namun bumi mengingatnya
Tetes-tetesnya yang membebaskan pengap ke udara
Menguarkan petrichor pembawa rindu

Namun lampu-lampu jalan mengingatnya
Tetes-tetesnya yang mencipta genangan
Menjadi cermin memantulkan cahaya

Seperti datangnya yang tiba-tiba
Begitu pula perginya
Sekejap, sesaat, begitu singkat
Namun meninggalkan sembab

Di antara ribuan yang tak ingat
Ada satu yang ingat
Ketika kau pergi
Bersama
Dengan
Hujan malam itu

Advertisements

Author:

a human being... trying to have a meaningful life...

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s