Ujung Dunia

“Ayo kita pergi ke ujung dunia.”
“Atau ke Kutub Utara.”
“Ya. Ke ujung dunia atau ke Kutub Utara. Tempat di mana hanya ada kita berdua.”
“Di mana tidak ada Guy.”
“Dan tidak ada Mintra.”
-Mike dan Om Am, Full House-

Kenapa itu jadi dialog yang terus muncul di pikiranku??
Terus dan terus… sampai aku merasa harus menuliskannya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: