Menggenggam Pasir

Aku tak ingin lagi menggenggam pasir.

Biarlah dia jatuh dari telapakku.

Biarlah dia terbang ditiup angin.

Hingga akhirnya yang tersisa hanyalah mereka yang memang ingin bersamaku.

 

Karena dalam hidup akan selalu ada seleksi alam

Oleh waktu dan kondisi.

 

Aku tak ingin lagi menggenggam pasir.

Semakin erat kugenggam, semakin sakit kurasakan.

 

Aku tak ingin lagi menggenggam pasir.

Advertisements

2 thoughts on “Menggenggam Pasir

Add yours

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: