Posted in celoteh, friendship, life

Yang Akan Kuperjuangkan

Orang-orang, para pendaki maksudku, selalu berkata, “Aku akan memperjuangkan siapapun dia yang menemaniku ke puncak. Bukan dia yang menungguku di sana.”

As for me, it’ll be, “Aku akan memperjuangkan dia yang menemaniku hingga tiba di bawah kembali.”

Karena faktanya, perjalanan turun itu lebih menguras emosi dan tenaga.

Pada perjalanan turun, tenaga sudah terkuras dalam perjalanan naik hari sebelumnya. Pada perjalanan turun, pikiran sudah dipenuhi bayang-bayang akan rumah, kasur yang hangat, makanan enak, istirahat yang nyaman, dan keluarga (yang terakhir ini nggak berlaku buat anak kos). Pada perjalanan turun, hasrat untuk segera tiba di tujuan lebih besar daripada saat naik.

Pada perjalanan turun, mereka yang sudah fasih dengan gunung akan dengan mudahnya berlarian dan berlompatan. Sementara yang lain akan berjalan pelan dan penuh kehati-hatian karena tindakan ekstrem seperti berlompatan memiliki resiko tinggi untuk jatuh berguling atau cedera lutut. Nah, saya termasuk dalam golongan yang dijabarkan dalam kalimat kedua ini.

Karena itulah, menurutku, ujian terhadap kesabaran jauh lebih besar saat turun daripada saat naik.

Karena itulah, mereka yang menemaniku saat (naik hingga) turun mendapat posisi-posisi berarti dalam kisah hidupku. Yep, that means you, guys 😉

Thank you for the patience. You are my hero 🙂

=Karena tujuan sesungguhnya bukanlah ke titik tertinggi gunung, tapi kembali ke titik awal pendakian=

Advertisements

Author:

a human being... trying to have a meaningful life...

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s