Ibu Penjual Daun Palma

Besok adalah hari Minggu Palma. Pekan Suci telah dimulai!!!!

Karena besok ada acara yang nggak boleh ditinggalkan, jadilah saya ke gereja Sabtu sore ini. Seperti (Sabtu dan) Minggu Palma yang sudah-sudah, di sekitar gereja tampak ibu-ibu dan anak-anak kecil yang membawa segepok atau bahkan seember daun palma untuk dijual. Pembelinya adalah mereka yang tidak memiliki pohon palma di rumah, seperti saya. 

Begitu memasuki zona para penjual daun palma, otak saya langsung menyuarakan, ‘Ayo beli dengan jumlah yang sama seperti tahun kemarin, 2 buah.’ Dengan niatan ini saya menyisir para penjual yang ada. Entah kenapa mata, hati, dan kaki saya langsung tertuju pada seorang ibu yang menenteng seember daun palma.

Ibu      : “Daun palma, Neng”

Saya    : “Berapaan, Bu?”

Ibu      : “5000 tiga, Neng”

Karena berniat membeli 2 jadi saya menanyakan harga per buahnya. Meski dalam hati telah menebak-nebak kalau kemungkinan nominal yang muncul adalah 2000.

Ibu      : “Satunya 1000, Neng.”

Saya    : Eh??????

Ibu      : “Mau belinya berapa? Satu?”

Saya   : “Dua, Bu.”

Perasaan heran dan kaget masih bersama saya saat saya melangkah masuk ke gereja sembari mengibas-ngibaskan dua helai daun yang digunakan penduduk Yerusalem untuk menyambut tamu mereka itu. Mungkin ibu itu hanya salah satu dari sekian penjual dadakan yang muncul karena adanya kesempatan.

Anyway, selamat Minggu Palma… selamat menyambut Pekan Suci~~~ Hosanna… Hosanna…

1397314937695

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: